Yayasan Mercubuanaraya

| Home | About Us | Ngaji Urip | Indonesia | Pengobatan | One Stop Info | Contact Us |

Metode Pengobatan

Sesuai salah satu bidang gerak dari Yayasan Mercubuana, yaitu Kemanusiaan dan sebagai praktek dari apa yang dipelajari dari Ngaji Urip, kami organ Yayasan memberikan bantuan pengobatan. Baik itu sakit yang diakibatkan oleh terganggunya organ tubuh/fisik, mental/rohani ataupun dikarenakan gangguan yang diakibatkan oleh Jin Fasik.

Metode yang kami gunakan dalam pengobatan ini adalah sebagai berikut :
1. Sentuh/pukul titik saraf ; 
2. Ramuan tradisional ;
3. Konsultasi ; 
5. Pengobatan dari dalam diri pasien (lelaku/puasa/dzikir) dan ; 
5. Metode khusus menghadapi jin fasik.

Selain tersebut diatas, kami juga membantu dalam penakwilan mimpi. Allah berfirman : 

"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan[1313]. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir." (QS.Az Zumar 39:42) 

Penjelasan [1313] :
Maksudnya: orang-orang yang mati itu rohnya ditahan Allah sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak mati hanya tidur saja, rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepadanya lagi.

 

Sehingga berdasarkan ayat diatas, bahwa setiap mimpi, baik itu siang ataupun malam datangnya dari Tuhan dan merupakan petunjuk bagi kita. Hal ini berarti tidak ada yang namanya "bunga tidur". Fenomena sebutan bunga tidur terjadi karena "apa yang berlaku/dialami dalam mimpi tidak ada yang bisa mentakwilkan/mengartikan". Sesuai Qs. Az Zumar ayat 42 ini, tersirat bahwa mimpi terjadi di alam Ruh, Sehingga dibutuhkan seseorang yang memahami bahasa alam ruh, karena seluruhnya adalah perlambang/simbol.

Sesuai hadis nabi Muhammad "Mimpi akan terbukti sesuai dengan apa yang telah ditakwilkan". Demikian yang diriwayatkan dalam As-Silsilah ash-Shahihah oleh al-Albani.

Sebagai contoh adalah pernah datang kepada kami yang menceritakan bahwa beliau bermimpi menjadi tukang kayu, padahal dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil). Mimpi beliau kami takwilkan bahwa beliau ditugaskan Tuhan untuk menjadi tukang kehidupan/guru/pembimbing. Seperti layaknya tukang kayu, memilih bahan, kemudian dibentuk sesuai keinginan. Yang dalam prosesnya melalui tahap pengergajian, pemahatan hingga pengecatan. Tidak lama berselang dari pentakwilan mimpi tersebut beliau diangkat menjadi Kepala Bagian di Bidangnya. Yang mana saat memimpin, yaitu dalam pembinaan personel dibawahnya beliau ada saatnya harus keras (seperti orang menggergaji) dan ada kalanya halus (seperti orang yang menghaluskan bagian dari kayu).

Untuk itu kami persilahkan bagi pembaca setia website mercubuanaraya yang memiliki permasalah seperti yang kami sebutkan diatas untuk datang ke lokasi ngaji urip ataupun via elektronik (telpon, sms, whatsapp, bbm, line, dan email). Demikian. Semoga kami mampu dan bisa memberikan kontribusi bagi pembinaan kehidupan umat manusia.

www.mercubuanaraya.com

Menjadikan Indonesia Pusat Dunia

Link Terkait